"Menurut saya, kemungkinan besar teknologi baru seperti LTE bisa diterapkan di Indonesia dalam 2-5 tahun lagi," analisa Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi, usai acara Indonesia Berprestasi Award 2010, di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (20/5/2010).
XL sendiri telah mengajukan permintaan kepada pemerintah untuk menguji coba LTE. Namun permintaan itu belum dipenuhi oleh Menkominfo Tifatul Sembiring yang menegaskan LTE tak perlu terburu-buru karena belum matang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"LTE masih lama karena harus dikaji juga dampak bagi masyarakat. Apakah sudah benar-benar membutuhkan," pungkas Hasnul.
LTE kerap digembar-gemborkan sebagai teknologi lanjutan yang dapat digunakan untuk aplikasi data layanan bergerak dengan waktu respons yang lebih cepat dengan kecepatan puncak unduh data mencapai 173 mega bit per second (Mbps).
Kecepatan maksimal best effort dari LTE dinilai jauh lebih baik dibanding 3G berbasis HSPA+ yang saat ini katanya bisa mencapai 20 Mbps hingga 42 Mbps. (rou/eno)