"Kajiannya sudah mau selesai. Setelah itu kami akan mengajukan penawaran ke pihak Singtel apakah mereka setuju melepasnya. Kalau iya, kita beli," kata Dirut Telkom Rinaldi Firmansyah di sela seminar ICT Korporasi Telkom, di Hotel Kempinski, Jakarta, Rabu (12/5/2010).
Telkom berencana membentuk satu unit bisnis yang khusus mengelola bisnis menara melalui anak usahanya, Dayamitra. Namun rencana itu masih mengalami kendala karena Telkomsel, anak usaha selulernya, juga ikut dimiliki oleh Singtel. Singtel memiliki 35% saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rinaldi belum mau menyebut harga yang akan ditawarkan untuk membeli 5600 menara itu dari Singtel. Alasannya masih dikaji. Namun ia memperkirakan, untuk menara yang baru, Telkom akan menawar dengan harga berkisar Rp 600-700 juta per tower.
"Sedangkan untuk menara yang lama bisa sampai Rp 1 miliar. Sebab untuk menara yang lama sudah banyak biaya operasional yang dikeluarkan," tandas Dirut Telkom.
(wsh/wsh)