"Dengan USO kami harap tarif internet di Indonesia timur bisa turun, misalnya dari Rp 10 ribu per jam menjadi Rp 1500 atau Rp 2000 per jamnya," kata Plt Dirjen Postel Kementerian Kominfo, Muhammad Budi Setiawan, di pelataran gedung Sapta Pesona Postel, Jakarta, Selasa (11/5/2010).
Penurunan tarif ini merupakan upaya pemerintah agar harga akses internet bisa lebih terjangkau untuk masyarakat di kawasan timur Indonesia. Pembangunan juga dilakukan sebagai upaya pemerataan infrastruktur agar tak kalah dengan wilayah barat Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Doktor lulusan teknologi nuklir ini menjelaskan, IDI menggabungkan antara ketersediaan infrastruktur, kemampuan atau skill untuk menciptakan konten, serta tingkat penggunaan internet.
"Di Indonesia infrastruktur boleh bagus, tapi bagaimana dengan skill masyarakat serta tujuan pemakaiannya. Itu yang harus kita benahi," kata Budi. "Mulanya sejak menjabat Plt Dirjen Postel saya sempat bingung, namun setelah sebulan di sini saya mulai mengerti apa prioritas yang harus dibenahi. Internet salah satunya. Ini target untuk lima tahun ke depan," tandas Budi.
(rou/rou)