Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Flexi Pasok Tambahan 300 Ribu Ponsel Chatting

Flexi Pasok Tambahan 300 Ribu Ponsel Chatting


- detikInet

Jakarta - Telkom Flexi kembali memasok 300 ribu unit ponsel bundling 'Hape Chatting' dengan tambahan varian baru, menyusul tingginya minat konsumen terhadap program ini sejak dirilis pertengahan Januari 2010 lalu.
Β 
"Pada periode pertama penjualan, sebanyak 110 ribu unit Hape Chatting laris di pasar. Sekarang kami kembali menawarkan Hape Chatting sebanyak 300 ribu unit melalui empat varian ponsel," tulis EGM Telkom Flexi, Triana Mulyatsa, dalam keterangannya, Senin (10/5/2010).

Hape Flexi Chatting adalah handset yang dilengkapi dengan aplikasi jejaring sosial. Dengan handset ini, pelanggan Flexi dapat mengirimkan Instant Messaging (IM) dengan Yahoo Messenger (YM) dan Google Talk (GTalk), maupun Flexi Messenger.

Saat menggunakan handset ini, pelanggan Flexi dikenakan biaya Rp 2000 per minggu untuk chatting sepuasnya. Sedangkan untuk Facebook dan Twitter tanpa batas, masing-masing hanya dikenakan biaya Rp 1000 per minggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paket bundling ini awalnya terdiri terdiri dari dua seri yaitu ZTE -S 130 dengan harga Rp 200 ribuan dan ZTE-C366 yang dibanderol Rp 500 ribuan. Saat ini ditambah dua varian baru yakni ZTE C322 dan ZTE S 100.

Flexi mengharapkan satu juta pelanggan baru bisa diraih dari paket bundling ini. Triana menjelaskan, dari sekitar 110.000 handset yang sudah terjual, sekitar 90% di antaranya mengaktifkan fitur chatting. Selebihnya untuk percakapan suara.

"Ini membuktikan penawaran yang diberikan Flexi tepat sasaran, selain untuk kalangan muda, juga para komunitas seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (Flexi-SPSI), dan komunitas guru (Flexi-Guru)," tambahnya.

Triana mengklaim, bersosialisasi melalui layanan Flexi lebih murah dibanding menggunakan layanan BlackBerry. Sebab menurutnya, jika pelanggan mengaktifkan aplikasi IM ditambah berlanggan konten media hanya menghabiskan Rp 20 ribu per bulan. Sementara layanan sejenis yang ditawarkan melalui BlackBerry mencapai Rp 5000 per hari atau Rp 150 ribu per bulan.

"Kalau melalui Flexi seluruh fitur instant messaging sudah dapat dinikmati pelanggan dengan murah, mengapa harus menggunakan yang lebih mahal," tukasnya.

Hingga kuartal pertama 2010, jumlah pelanggan Flexi tercatat sebanyak 15,9 juta nomor, melonjak 19% dibanding kuartal pertama 2008. Sementara itu pada hingga akhir tahun 2010, jumlah pelanggan Flexi diproyeksikan mencapai 18 juta nomor.

(rou/rou)







Hide Ads
LIVE