"Kalau urusan ekspansi ke luar negeri itu urusannya Telkom selaku induk perusahaan kami," kata Dirut Telkomsel Sarwoto Atmosutarno, di sela kemitraan siaran Piala Dunia FIFA 2010, di Fx Plaza, Jakarta, Kamis (22/4/2010).
Menurut Sarwoto, Telkomsel dibanding memikirkan ekspansi, ingin lebih dulu memperkuat pasar domestik dengan membangun jaringan seluler broadband hingga ke pedesaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Telkomsel yang memiliki lebih dari 82 juta pelanggan, sebelumnya juga telah memenangkan tender Universal Service Obligation (USO) di 24 ribu desa di Indonesia. Di area pedesaan itu, sang operator juga mendapatkan lisensi untuk broadband wireless access (BWA) dengan lebar frekuensi 10 MHz.
Rencananya, layanan pita lebar di pedesaan itu akan digeber bersamaan mulai semester dua tahun ini dengan rencana Telkomsel memperkuat jaringan broadband selulernya di frekuensi 3G.
Telkomsel memiliki lisensi frekuensi 3G 10 MHz yang rencananya akan diperkuat dengan teknologi Long Term Evolution (LTE) selain 3,5G High Speed Package Access Plus (HSPA+).
"Dari 82 juta pelanggan seluler kami, ada sekitar 10 juta yang sudah menggunakan layanan broadband," ungkap Sarwoto.
(rou/ash)