Menurut Menteri BUMN Mustafa Abubakar, perombakan tersebut akan disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang juga digelar besok.
"Malam ini ada pertemuan. Salah satunya membahas soal itu (perombakan direksi). Kemungkinan memang ada perombakan, tapi tergantung kepada pemegang saham," katanya di Jakarta, Rabu malam (27/1/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bagian dari RUPS. Tapi pergantian itu belum bisa dipastikan, tergantung keputusan besok," ujarnya.
Ia berharap, apapun keputusan pemegang saham nanti bisa membuat Indosat bergerak lebih cepat dan baik di masa yang akan datang.
Dari kabar yang beredar, nama mantan Wakil Direktur Utama PLN Rudiantara masuk ke dalam jajaran direksi baru Indosat. Namun, ketika Mustafa dikonfirmasi mengenai hal itu, pemerintah selaku pemegang saham Seri A di Indosat tidak memberikan arahan khusus ada rencana perombakan direksi tersebut.
"Tidak ada pengarahan kepada manajemen Indosat, itu diserahkan kepada pemegang saham," jelas Mustafa.
Sementara itu, ketika dikonfirmasi secara terpisah, Rudiantara membantah kabar tersebut. "Tidak, itu semua cuma rumor," jelasnya.
(ang/ash)