Menurut Chief Marketing Officer, Guntur Siboro, Indosat setiap tahunnya selalu meningkatkan kapasitas secara khusus untuk momen hari besar seperti Ramadhan, Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.
"Kalau persiapan network untuk Natal dan Tahun baru, ya seperti biasa, tidak akan lebih besar dibanding Ramadhan dan Lebaran," ujarnya kepada detikINET usai peluncuran BES on Demand, di Budha Bar, Jakarta, Senin (21/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indosat saat ini memiliki jumlah pelanggan seluler sekitar 27 juta, dimana 250 ribu di antaranya diklaim telah menggunakannya untuk berlangganan layanan BlackBerry.
Namun Indosat tak hanya sendiri. Sejauh ini ada empat operator seluler lainnya yang juga menyelenggarakan layanan BlackBerry, yakni XL, Telkomsel, Axis, dan Smart Telecom.
Sehingga, total keseluruhan pengguna layanan milik Research in Motion (RIM) dari Kanada itu di Indonesia telah lebih dari 700 ribu pelanggan.
Sedangkan BlackBerry sendiri, selain untuk berkirim email dan jejaring sosial melalui Facebook, Twitter, dan lainnya, juga memiliki fitur instant messaging yang menjadi andalan, yakni BBM.
"Nah, kalau semua pengguna BlackBerry menggunakan BBM-nya secara bersamaan, ya akan lambat. Kami sendiri tidak mungkin menaikkan bandwidth 100% untuk hanya beberapa jam saja," kata Guntur.
Meski Indosat menyatakan telah meng-upgrade kapasitas jaringan router interface yang menghubungkan backbone Indosat dengan backbone milik RIM di Kanada, namun operator itu tetap saja mewaspadai lonjakan yang bakal terjadi.
"Mudah-mudahan orang-orang mengirimkan ucapan (lewat BBM) tidak pada waktu bersamaan," pungkas Guntur.
(rou/ash)