Bahkan, menurut Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah, dengan adanya konvergensi diharapkan dapat memberi peluang lebih lebar bagi konten-konten lokal untuk berkembang.
"Kalau di internet konten Google yang ramai diakses, kamiΒ (Telkom-red.) tidak menikmati revenue-nya. Yang ada malah untuk membayar BHP dan pajak baru dari kita," keluhnya ketika berbicara di workshop Nasional Konvergensi Jaringan dan Layanan Telekomunikasi di Grha Citra Caraka, Rabu (9/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Industri konten, kata Rinaldi, memang memiliki tingkat kegagalan yang lebih tinggi. Namun industri ini juga lebih cepat booming. "Lihat saja Facebook, baru beberapa tahun nilai perusahaannya sudah tinggi," pungkasnya.
Sebagai tambahan, konvergensi di tingkat layanan merupakan penyatuan berbagai aplikasi atau layanan telekomunikasi dan broadcast ke dalam satu (single) media sehingga dengan satu jenis media pelanggan dari penyelenggara jasa dalam menikmati berbagai jenis layanan triple play (teleponi, video dan text). (ash/faw)