Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
RIM Tak Terjun Bebas 'Mengajar' BlackBerry

RIM Tak Terjun Bebas 'Mengajar' BlackBerry


- detikInet

Jakarta - Research In Motion (RIM) tak mau terjun bebas dengan langsung memberikan program akademik BlackBerry besutannya ke berbagai kampus di seluruh dunia. Tak ayal, proyek percontohan pun mereka jajaki.

Saat ini dikatakan sudah lebih dari 500 mahasiswa yang telah mengambil mata kuliah BlackBerry tersebut di beberapa universitas di Kanada dan Amerika Serikat.Β Β Β Β Β Β Β 

Lalu bagaimana dengan negara lain, semisal Indonesia yang jumlah pengguna BlackBerry di negara ini terbilang besar? Sayangnya, RIM masih belum mengungkapnya lebih lanjut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya saja, dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Kamis (18/11/2009), kurikulum ini diklaim bakal terus dikembangkan melalui kerjasama dengan para professional di bidang pendidikan dan telah diujicoba selama lebih dari setahun.

Dengan kata lain, bisa saja kampus-kampus di Tanah Air mengadopsi mata kuliah ini untuk para mahasiswanya. Toh, perusahaan asal Kanada itu di awal keterangannya mengatakan bahwa program akademik BlackBerry ditawarkan untuk seluruh dunia.

Materi kuliah yang diajarkan dalam program ini terkait pengembangan aplikasi mobile, administrasi BlackBerry Enterprise Server, dan dukungan teknis.

Tak cuma materi, program ini juga memberikan secara garis besar materi dari setiap mata kuliah, serta bahan pembelajaran termasuk buku mahasiswa (dengan instruktur), laboratorium mahasiswa manual, panduan instruktur dan produk akademik yang meliputi hardware dan software.

Materi program studi dapat ditawarkan dalam satu semester penuh, atau sebagai modul-modul yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum teknologi informasi yang ada.
(ash/faw)





Hide Ads