Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Palapa D Putus Kontrak Sewa 12 Transponder

Palapa D Putus Kontrak Sewa 12 Transponder


- detikInet

Jakarta - Indosat saat ini masih mengoperasikan satelit Palapa C2 ternyata sempat menyewa 12 transponder asing milik Intelsat dan Apstar selama lima tahun. Namun sejak Palapa D mengorbit, sewa transponder tersebut tak akan lagi diperpanjang.

Menurut Group Head Submarine and Satellite System Indosat, Prastowo M Wibowo, 12 transponder yang disewa Indosat sejak 2006 diperlukan untuk menunjang kebutuhan internal seperti saluran voice dan celluler backhaul.

"Kapasitas transponder Palapa C2 sempat terbatas, itu sebabnya kita sewa ke perusahaan asing. Namun dengan adanya Palapa D, kita tidak perlu sewa lagi," ujarnya di kantor pusat Indosat, Jakarta, Selasa (17/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prastowo tak mau mengungkap biaya sewa tahunan yang harus dibayarkan Indosat kepada dua perusahaan satelit asing tersebut sampai habis masa kontraknya 2011. Namun ia yakin biaya tersebut akan lebih hemat sejak kebutuhan transponder dipenuhi Palapa D.

"Instead jadi opex (biaya operasional), kini jadi capex (belanja modal). Tinggal didepresiasi saja biayanya. Lagi pula, kami juga akan lebih confidence karena punya perangkat sendiri dan bisa dikustomisasi," tandas dia.

Palapa D yang menempati slot orbit 113 derajat Bujur Timur memiliki 24 transponder C-Band, 11 Extended C-Band, dan 5 KU-Band. Sedangkan C2 yang kini direlokasi ke slot orbit 150,5 derajat BT, memiliki 24 transponder C-Band, 6 Extended C-Band, 4 KU-Band.

Indosat sendiri mengalokasikan transponder satelit miliknya untuk kebutuhan backhaul celluler (40%), data dan internet (35%), broadcast (10%), dan sisanya untuk voice dan fixed data access

(rou/faw)







Hide Ads