Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Penomoran di Wimax Masih Wait and See

Penomoran di Wimax Masih Wait and See


- detikInet

Jakarta - Layanan akses pita lebar Wimax sejatinya akan digelar komersil November 2010 mendatang. Selain untuk akses data, jaringan broadband wireless access (BWA) itu juga bisa digunakan untuk fungsi teleponi.

Meski demikian, sistim penomoran untuk layanan tersebut belum juga mendapat kepastian dari pemerintah dan regulator.

Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Nonot Harsono mengungkapkan, pihak regulator masih wait and see mengenai perlunya disematkan sistim penomoran pada jaringan akses yang katanya bisa mencapai 75 Mbps tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soal penomoran di Wimax tergantung nanti, sementara belum. Meskipun secara on-net bisa artificial number atau dummy, namun secara interkoneksi belum. Kita lihat keadaan dulu, baru regulator ambil sikap," ungkapnya pada detikINET, Jumat (30/10/2009)

Kalaupun penomoran nantinya akan disertakan, lanjut Nonot, maka kemungkinan konsep numberingnya akan dibuat umum. "Kita akan refarming number lagi dari nomor seluler. Sebab, nomor seluler lebih disepakati oleh 3GPP," kata dia.

"Untuk itu, perlu disepakati juga oleh industri dan regulator apakah voice di Wimax ini sebagai bagian dari telephony services seperti seluler atau bukan. Harus disepakati dari awal, servis utama Wimax untuk apa, voice atau internet."

"Persoalannya kalau voice dipakai dan akhirnya kualitas untuk internet-nya tidak dijaga, bisa putus-putus bandwidth Wimax-nya. Dilematis juga, sebab pelanggan yang bisa dirugikan," pungkas Nonot.

Β 

(rou/faw)





Hide Ads