Bursa Kursi Menkominfo Masih Panas

Bursa Kursi Menkominfo Masih Panas

- detikInet
Kamis, 15 Okt 2009 13:16 WIB
Jakarta - Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono masih menyimpan misteri soal siapa-siapa saja yang akan ia percaya untuk menduduki pos menteri di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Memang sudah mencuat nama-nama yang dijagokan untuk mengisi 34 pos menteri tersebut, termasuk sosok yang nantinya bakal menduduki kursi Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).

Meski lembaga yang akan dipimpinnya termasuk departemen baru. Namun Menkominfo baru tersebut nantinya memiliki peran penting dalam mengelola dan memajukan dunia teknologi informasi dan komunikasi Indonesia.

Sehingga jika mau jujur, sangat disayangkan jika kursi orang nomor satu di depkominfo tersebut hanya dimanfaatkan atas azas bagi-bagi kekuasaan dari sang presiden. Tentunya, harus dilihat juga kompetensi orang tersebut. Mampu atau tidak ia untuk memajukan dunia TIK Tanah Air yang sedang tumbuh ini.

Di lapangan, nama-nama calon Menkominfo hasil tunjukan SBY untuk periode 2009-2014 sudah ramai bermunculan. Jika ditilik sekilas, mereka memiliki latar belakang serta 'kepentingan' yang berbeda pula satu sama lain. Berikut di antaranya:

1. Tifatul Sembiring


Tifatul Sembiring saat ini menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kemunculan nama Tifatul sendiri mulai mencuat sejak beberapa waktu lalu sebagai kompensasi jatah PKS yang ikut mendukung koalisi kubu SBY.

Oke lah dari sisi politis Tifatul bisa dijagokan. Tapi bagaimana dengan kompetensinya? Jika dilihat dari luar, pasti banyak yang menyangka Tifatul hanyalah seorang ustad dengan latar belakang pendidikan agama. Namun ibarat pepatah, dont judge a book by it's cover!

Sebab ternyata, berdasarkan penelusuran detikINET, Tifatul adalah insinyur komputer lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer Jakarta. Sejak tahun 1982, ia bekerja di PT PLN Pusat Pengaturan Beban Jawa, Bali, dan Madura. Tugasnya menggarap bidang telekomunikasi dan data processing.

Jadi wajar saja rasanya jika pria kelahiran Bukit Tinggi ini begitu dijagokan bakal mendapat pos Menkominfo. Sebab, dari sisi politis dan kompetensi rasanya cukup mumpuni.

2. Andi Malarangeng


Pria berkumis tebal ini merupakan petinggi Partai Demokrat sekaligus orang kepercayaan SBY. ALhasil, kemunculan namanya di bursa Menkominfo pun tak bisa ditampik karena faktor 'keakraban' tersebut.

Sebelum masuk dalam bursa ini, nama Andi memang sudah populer. Wajar saja, itu karena ia menjabat sebagai juru bicara kepresidenan dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid I, berduet dengan Dino Patti Djalal.

Dilihat dari latar belakang pendidikan, Andi meraih gelar MA dan PhD dalam bidang ilmu politik dari Northern Illinois University, Amerika Serikat pada 1997. Sarjana mudanya diraih dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada.

3. Mohammad Nuh


Nama Mohammad Nuh memang tidak dijagokan dapat mempertahankan posisinya sebagai Menkominfo. Ia pun bukan merupakan pengurus partai yang berkuasa. Bahkan, kemunculan pria ramah ini saat menggantikan Sofyan Djalil yang ditransfer ke posisi Meneg BUMN sekitar 2 tahun lalu terbilang cukup mengejutkan.

Hal itu lantaran Nuh sebelumnya bukanlah tokoh populer yang sering wara-wiri di media massa. Ia 'hanya' seorang akademisi jebolan ITS Surabaya dan pernah menjabat sebagai rektor di institusi tersebut. Meski demikian, kiprah Nuh yang cuma setengah periode memimpin Depkominfo patut diperhitungkan.

Di sisi lain, Nuh disebut-sebut bakal menempati pos Menteri Agama menggantikan Maftuh Basyuni. Selain itu ada juga yang menghembuskan nama Nuh sebagai calon Menteri Pendidikan Nasional.

4. Roy Suryo

Jika bicara soal popularitas, Roy Suryo bisa dikatakan lebih tenar ketimbang calon lainnya. Ya, sebelum menjadi pengurus Partai Demokrat, Roy memang cukup sering tampil di media untuk urusan verifikasi foto-foto skandal.

Terlepas dari itu, kemungkinan terpilihnya lulusan FISIP UGM ini sebagai menkominfo bisa saja terjadi. Toh, meski banyak yang mencibir, Roy tetap terpilih sebagai anggota dewan di Senayan untuk periode 2009-2014. Selain itu yang lebih penting lagi, ia merupakan kader dari pihak yang berkuasa saat ini.

5. Andy N. Sommeng

Nama Andy N. Sommeng sebagai kandidat lain juga beredar di milis-milis, entah dari mana sumber aslinya. Yang pasti ada beberapa perkiraan bursa pos menteri yang beredar dan menyebut pria ini sebagai calon menkominfo.

Andy saat ini menjabat sebagai Dirjen Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) Depkumham, setelah sebelumnya dipercaya sebagai Direktur TI Ditjen HaKI Depkumham.

Meski namanya juga ikut beredar, Andy mungkin kurang populer dalam bursa calon Menkominfo. Sejarah pun mencatat, tidak banyak birokrat karir yang akhirnya duduk di kursi menteri.

6. Cahyana Ahmadjajadi


Kemunculan pria tambun ini sebagai salah satu kandidat juga cukup mengejutkan. Sebab, ia terlihat bukan orang partai, dan yang paling update adalah Cahyana baru dilengserkan dari kursi Dirjen Aplikasi dan Telematika Depkominfo. Selanjutnya, ia menempati pos Kepala Badan Litbang dan SDM Depkominfo.

Namun prediksi hanyalah masih sebatas perkiraan. SBY masih enggan mengungkap siapa-siapa saja yang bakal ia pilih untuk menjadi pembantunya dan menggerakkan roda pemerintahan di Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II.

Dan berbagai skenario pun masih bisa terjadi. Bisa saja sosok yang selama ini tak dibicarakan tiba-tiba muncul dan malah menjadi yang terpilih. Hanya yang harus diingat, presiden diharapkan dapat berpikir jernih untuk memilih orang yang patut dan mampu mengemban tugas tersebut. Jangan terpengaruh dengan bisikan-bisikan dari pihak yang hanya ingin mencari keuntungan!

(ash/wsh)