Di pusat penjualan ponsel Roxymas dan Point Square Jakarta misalnya, BlackBerry tanpa track ball itu rata-rata dipatok di harga Rp 3.350.000. Dari pengamatan detikINET, untuk meminta potongan harga Rp 50 ribu pun sulit didapatkan.Β Β Β
"Ini kemarin juga harganya baru turun mas, dan bisa dipakai kartu apa saja (unlock)," kilah seorang wanita penjaga toko yang ditanya detikINET, Selasa (29/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para penjual ini pun berani menjanjikan garansi toko atau distributor selama satu tahun. Entah garansi distributor yang dimaksud resmi atau tidak.
Namun yang pasti, RIM sudah menegaskan bahwa pengimpor/distributor yang mereka gandeng untuk memasarkan BlackBerry Gemini di Indnesia hanya Indosat dan Indosat Mega Media (IM2), Excelcomindo Pratama (XL), Telkomsel, Natrindo Telepon Seluler (Axis), Malifax Indonesia, serta Erajaya Swasembada.
Sementara untuk para importir paralel, statusnya sampai saat ini masih dilarang karena sertifikasi impor mereka untuk Gemini dibekukan. Hal itu tak lain karena mereka masih belum membangun layanan purna jual. (ash/faw)