"Kita langsung buka SMS donasi buat pelanggan kami yang ingin ikut menyumbang. Selama 6 hari kita berhasil mengumpulkan Rp 70 juta," ujar General Manager
Corporate Communication XL, Myra Junor saat ditemui di Kampung Cigalontang, Rabu (9/9/2009) malam.
Myra menambahkan bahwa program SMS donasi tersebut akan terus berlangsung dan berjalan bareng dengan program SMS donasi yang digalang oleh Masyarakat Postel.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
donasi Masyarakat Postel itu nominalnya hanya Rp 5.000. Pelanggan kita bebas mau pilih mana," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Vice President Central Region PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) Joedi Wisoeda menilai sebaiknya dibuat manajemen disaster agar bantuan
tidak bertumpuk di satu tempat. Saat ini masih banyak daerah yang belum mendapatkan bantuan karena pendistribusian yang belum merata.
"Harusnya dikoordinasikan agar bantuan dibagi beberapa titik. Biar efektif," tegasnya.
Dia mencontohkan sejumlah desa di Ciamis yang hingga saat ini masih minim bantuan, seperti Mangunjaya, Lakbok, dan Padaherang. Daerah yang mengalami
kerusakan parah itu lokasinya cukup terpencil. Kalaupun ada bantuan, jumlahnya tidak mencukupi.
"Gambaran kasarnya, di sana dari 100 rumah yang ada hanya empat yang masih berdiri. Bahkan, ada satu kecamatan yang sembilan desa rusak semua. Bisa dibilang, lokasi itu belum tersentuh bantuan. Kami baru hari ini ke sana dan sudah mendirikan dua tenda besar. Mudah-mudahan ini menjadi pemicu bagi
datangnya sejumlah bantuan lain," katanya.
Dikatakan Joedi, masyarakat di sekitar BTS XL dan daerah yang belum tersentuh menjadi prioritas. Hingga saat ini XL telah menggelontorkan hingga lebih dari Rp 150 juta yang disebar di Tasikmalaya, Cianjur, dan Pangalengan.
Selain menyalurkan bantuan dari internal perusahaan, XL juga membuka SMS donasi pelanggan sejak 2 September, yang hingga saat ini sudah terkumpul hingga Rp 70 juta. "Ini di luar SMS donasi komunitas ponsel dan akan disalurkan secepatnya langsung ke masyarakat," pungkas Joedi.
(afz/ash)