Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Operator Kompak Buka SMS Donasi Korban Gempa

Operator Kompak Buka SMS Donasi Korban Gempa


- detikInet

Jakarta - Mengajak semua masyarakat untuk ikut meringankan beban korban gempa di Tasikmalaya beberapa waktu silam, semua operator sepakat membuka layanan SMS donasi. Cukup ketik Donasi dan kirim ke 5000, maka semuanya bisa ikut menyumbang sebesar Rp 5.000 yang langsung dipotong dari pulsanya.

"Partisipasi masyarakat sangat tinggi. Kalau dananya terbatas maka cara paling gampang ya mengajak. Nah SMS donasi ini adalah salah satu cara untuk mengajak masyarakat yang lain untuk ikut meringankan beban korban bencana," ujar Menkominfo M. Nuh saat berkunjung ke Kampung Cigalontang, Desa Jayapura, Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (9/9/2009) malam.

Di Kabupaten Tasikmalaya sendiri ada 39 kecamatan yang mengalami kerusakan. Rencananya SMS donasi tersebut akan digelar selama sebulan hingga tanggal 9 Oktober 2009. Dana yang terkumpul akan disalurkan langsung setiap minggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mudah-mudahan sangat membantu. Seberapa besar yang terkumpul kita langsung berikan. Nanti akan dikirimkan ke Pemda Tasikmalaya kemudian diserahkan ke Satkorlak agar bisa didistribusikan secara merata ke korban bencana di Tasikmalaya," paparnya.

SMS donasi ini diinisiasi oleh Menkominfo, komunitas postel, dan masyarakat penyiaran. Namun sayangnya, SMS donasi ini baru ditujukan bagi korban bencana di Kabupaten Tasikmalaya. Padahal, korban gempa tersebar di beberapa tempat di Jabar. Sebut saja Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut, dan Pangalengan Kabupaten Bandung.

Disinggung mengenai adanya kecemburuan daerah lain yang belum mendapatkan bantuan, mantan rektor ITS ini mengaku jangan sampai ada kecemburuan. Menurutnya, program ini akan digelar paralel.

"Untuk daerah lain akan ada program serupa karena masih banyak komunitas yang belum dirangkul. Donasi ini memang khusus ditujukan bagi Kabupaten Tasikmalaya yang mengalami kerugian terbesar, melingkupi 39 kecamatan, dengan kerugian ratusan miliar rupiah,"pungkasnya (afz/faw)





Hide Ads