Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Izin Impor BlackBerry Baru Kembali Dibuka

Izin Impor BlackBerry Baru Kembali Dibuka


- detikInet

Jakarta - Pemerintah terhitung hari ini, Senin (7/9/2009), mulai mencabut pembekuan sertifikat A milik Research In Motion (RIM) untuk impor pengadaan BlackBerry varian baru besutan perusahaan asal Kanada tersebut.

"Setelah pusat layanan purna jual milik RIM di Indonesia kami nilai telah sesuai dengan standar regulasi, terutama untukΒ  kelengkapan dan persyaratan, kami memberikan kembali hak RIM dalam pengajuan permohonan sertifikasi ke Ditjen Postel," sebut Kepala Pusat Informasi Depkominfo Gatot S Dewo Broto dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip detikINET, Senin (7/9/2009).

Regulator pada Senin lalu (31/8/2009) juga diungkap Gatot telah menerima surat pernyataan legal bermaterai dari perwakilan petinggi RIM Kanada tentang kesanggupan dan tanggung jawab untuk membuka dan memberikan layanan purna jual kepada pelanggan BlackBerry di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sertifikat A milik RIM sebelumnya dibekukanΒ  karena perusahaan asal Kanada itu dianggap melanggar ketentuan yang diatur Permenkominfo No. 29/2008 tentang Sertifikasi Alat dan Perangkat Telekomunikasi.

RIM dianggap melakukan pelanggaran, karenaΒ  setiap adanya kerusakan BlackBerry yang eskalasinya berat, ternyata harus dibawa ke RIM-Authorized Repair Centre yang ada di Singapura, dan bukannya diselesaikan di Indonesia .

Namun kini dengan adanya RIM Authorized-Repair Centre yang berlokasi di Kompleks Ruko Royal Sunter, Blok A No. 10 dan 11, Jakarta Utara , maka model penyelesaian seperti itu tidak boleh lagi terjadi.

"Pusat purna jual milik RIM hanya menangani perangkat dari mitra resminya (operator). Sedangkan untuk perangkat yang dibeli dari non mitra RIM (importir paralel), kami sudah meminta mereka untuk membuka purna jual dengan standar RIM," jelas Gatot.

DenganΒ  dikembalikannya hak-hak yang dimiliki RIM membuatΒ  para mitra resmi RIM dapat memproses pengajuan permohonan sertifikasi untuk pengadaan BlackBerry baru kepada Ditjen Postel.

Di Indonesia saat ini terdapat empat mitra resmi RIM yakni Telkomsel, Indosat, Excelcomindo Pratama (XL), dan Natrindo Telepon Seluler (Axis). Total pelanggan yang dimiliki oleh keempat mitra itu berkisar 400 ribu pelanggan.
(rou/ash)




Hide Ads