"Tidak benar. Saya tidak ke Axis. Saya mau umroh dulu selepas ini," kata Johnny ketika dikonfirmasi soal rumor itu, saat malam terakhirnya sebagai dirut Indosat dengan media.
Meski Johnny habis-habisan menampik isu tersebut, namun rumor soal dia yang langsung terbang ke Malaysia untuk diwawancarai Maxis soal kesiapannya menjadi Dirut Axis terus merebak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Johnny benar pindah ke Axis, maka dia akan menggantikan Erik Aas yang saat ini masih jadi Dirut Axis. Rumor yang beredar menyebutkan, kepindahan Johnny demi memperkuat daya tawar Axis dalam hal hubungan pemerintah.
Johnny sendiri telah mengabdi selama 25 tahun lebih di Indosat. Sulit baginya untuk melupakan masa-masa pengabdiannya di operator itu. Terlebih, ia menemukan jodohnya, Lini Lenggogeni, saat menjadi pegawai Indosat.
Namun, ia akhirnya harus meninggalkan Indosat dengan jabatan terakhir sebagai direktur utama, setelah dua tahun lebih mengemban amanah tersebut sesuai keputusan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) 11 Juni lalu.
Sebelum meninggalkan Indosat, Johnny atau biasa dipanggil JSS, sempat memberi kado manis. Berkat perjuangannya, komisaris Indosat akhirnya setuju memenuhi harga Rp 160 miliar yang diminta pemerintah untuk tambahan tambahan frekuensi 3G.
"Tidak mudah meyakinkan komisaris untuk menyetujui harga yang diminta pemerintah. Ini jadi kado terakhir JSS," pungkas Adita Irawati, Group Head Corporate Communication Indosat, kepada detikINET, Rabu (12/8/2009).
(rou/faw)