"Tiap pesawat mengeluarkan investasi US$ 250 ribu," ungkap Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro, usai penandatanganan kerjasama Indosat dengan Aeromobile, di gedung Indosat, Jakarta, Selasa (21/7/2009).
48 pesawat yang dimaksud ialah 47 pesawat milik maskapai Emirates dan satu pesawat punya Malaysia Airlines. Kedua maskapai itu merupakan mitra Aeromobile dalam menyelenggarakan layanan seluler di pesawat untuk kali pertama di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Investasi BTS tentu akan bertambah seiring penambahan pesawat," lanjut Guntur.
Indosat sendiri mengenakan tarif Rp 55 ribu untuk pelanggan pascabayar Matrix saat menerima maupun melakukan panggilan suara. Untuk pesan singkat atau SMS yang disalurkan, pelanggan dikenakan charge Rp 15 ribu. Sementara untuk akses data, tiap kilobyte-nya akan ditagih Rp 350.
Tarif ini lebih mahal dibanding penggunaan fitur jelajah atau roaming internasional. Sebab, Indosat harus menyalurkan lewat Aeromobile terlebih dulu sebelum trafik disampaikan pada operator tujuan.
Meski demikian, pria yang sebelumnya menjabat direktur pemasaran Indosat ini tetap optimistis, layanan baru ini akan digunakan pelanggan Matrix. Bahkan Indosat berani menargetkan sedikitnya 10 ribu pelanggan Matrix yang menggunakan fitur telepon di pesawat tersebut.
"Kami yakin karena 40% dari penumpang pesawat biasanya menggunakan seluruh fasilitas yang tersedia saat penerbangan, " tandas pria Batak ini. (rou/faw)