Β
Sebagai lembaga super body yang berada di bawah Ditjen Postel, BRTI sangat dituntut perannya untuk menjaga kualitas layanan telekomunikasi yang mumpuni bagiΒ kebutuhan pelanggan.
Seperti kita ketahui, Juli masih dalam masa liburan sekolah. Kemudian, di bulan ini pula berlangsung pesta demokrasi lima tahunan, pemilihan presiden.Β
"Tak hanya itu, mereka juga tengah menghadapi jelang minggu akhir evaluasi penilaian standar kualitas layanan telekomunikasi yang final 23 Juli nanti," kata Kepala Pusat Informasi Depkominfo, Gatot S Dewa Broto, kepada detikINET, Jumat (10/7/2009).Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain mengawasi kualitas jaringan layanan telekomunikasi, BRTI pada pertengahan bulan ini juga akan sibuk cawe-cawe membantu Ditjen Postel dan Depkominfo dalam hal tender Broadband Wireless Access (BWA) dan menagih komitmen Research in Motion (RIM) untuk membangunΒ pusat layanan purna jual (afterΒ sales services).
Dengan masih bergulirnya kasus gugatan Rp 2 triliun yang dilayangkan penyedia konten yangΒ tergabung dalam Indonesia Mobile Online and Internet ContentΒ Association (IMOCA), praktis perhatian BRTI juga akan terpecah.
Ya, mudah-mudahan saja, BRTI bisa melewati semua masalah ini. Hitung- hitung uji kemampuan anggota komite yang baru. Sejauh mana mereka punya kemampuan mumpuni sebagai regulator telekomunikasi yang independen dan selalu berpijak untuk kepentingan publik. (rou/faw)