Tak tanggung-tanggung, kata Menkominfo Mohammad Nuh, uji coba untuk akses suara dan data internet tersebut akan diuji langsung secara serentak di tiga wilayah pedesaan terpencil yang dekat perbatasan di tiga negara.
"Uji coba akan kami lakukan di desa perbatasan yang jaraknya 450 km dekat Australia, Papua Nugini, dan di daerah Talaud yang dekat dengan Filipina," kata Nuh usai penandatanganan kerjasama riset USO oleh Telkomsel dan tiga perguruan tinggi di Gedung Depkominfo, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2009)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai pemenang terbanyak, Telkomsel pun menggaet tiga perguruan tinggi ITB, ITS dan Unair untuk meneliti dampak program kewajiban pelayanan USO ini terhadap perkembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.
Menurut Nuh, penggunaan sarana telekomunikasi pada semua lapisan masyarakat dapat membawa perubahan baik kultural, ekonomi, sosial, maupun politik.
"Oleh sebab itu, penelitian ini kami harap dapat memotret peran dan fungsi telekomunikasi. Sehingga kami lebih mudah menentukan kebijakan penyelenggaraan sarana telekomunikasi yang berorientasi pada pembangunan masyarakat," jelasnya.
Penelitian ini sendiri akan mengambil contoh 15 desa dan 25 kepala keluarga untuk setiap universitas. Sedangkan untuk penentuan desa yang diteliti didasarkan pada jarak desa dari BTS, keterpencilan, topologi wilayah desa. Penelitian akan dilakukan dalam tiga tahap. Sebelum USO dilaksanakan, saat USO digelar dan sesudahnya.
"Penelitian ini untuk membuktikan hubungan tentang peningkatan fasilitas telekomunikasi dengan peningkatan GDP. Sebab, satu persen pertumbuhan telekomunikasi dapat meningkatkan tiga persen GDP," tandas Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno.
(rou/ash)