Demikian dituturkan oleh Head of Region Commercial West Java PT Sinar Mas Telecomunication (Smart) Antony Pandapotan saat berbincang dengan detikINET, Senin (20/4/2009) malam.
"Kita melihat target pasar kita mau kemana. Smart memilih menciptakan komunitas baru, karena dengan komunitas baru lebih gampang kita melihat keinginan pasar," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa orang di Bandung yang tidak tahu Facebook? Dan siapa yang tidak mengenal dan menggunakan e mail. Di kota apalagi kota besar seperti Bandung, pasti semuanya sudah mengenalnya bukan?," tanya pria penggemar golf ini.
Antony mengungkapkan segmen lainnya yang cukup potensial adalah kalangan pelajar dan wiraswastawan. Akan tetapi, pola penggunaan mereka masih belum stabil sehingga rata-rata pulsa bulanannya relatif tidak stabil.
Demi meraup pasar data yang masih besar, di akhir tahun lalu Smart Telecom telah meluncurkan JUMP di Jakarta. JUMP merupakan layanan data berteknologi CDMA menggunakan standar EVDO Rev-A. Rencananya setelah Jakarta, JUMP akan diluncurkan di kota besar lainnya.
"EVDO Rev-A ini merupakan 3G-nya pada jaringan CDMA. EVDO hanya menyediakan akses data saja sehingga akses internet bisa lebih stabil. Kemampuan akses downlink hingga 3,1 Mbps atau uplink sampai 1.8 Mbps," terangnya.
Disinggung mengenai kapan JUMP bisa dinikmati oleh masyarakat Bandung, Antony mengaku belum mengetahui secara pasti kapan produk tersebut bisa dinikmati di Bandung. Karena pihaknya tidak ingin asal-asalan dalam meluncurkan produk. Perlu persiapan yang matang.
"Kapannya saya tidak bisa memastikan karena berkaitan dengan banyak hal. Yang jelas kita tidak ingin asal-asalan. Semuanya harus dipersiapkan betul," pungkasnya.
(afz/wsh)