Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Mobile Banking Bisa Jadi 'Penyelamat' Operator

Mobile Banking Bisa Jadi 'Penyelamat' Operator


- detikInet

Jakarta - Penggunaan mobile banking diprediksi bakal semakin digandrungi pengguna ponsel. Bahkan, perannya sewaktu-waktu dapat menjadi 'penyelamat' operator seluler dalam mempertahankan pendapatan.Β  Β 

Sebab, kesuksesan operator dengan menggenjot layanan mobile banking pelanggan mempunyai efek domino dengan melonjak pula average revenue per user (ARPU) mereka. Hal ini pun dianggap mampu menambal penurunan ARPU ketika pengguna layanan suara (voice) yang saat ini masih menjadi primadona melempem.

Menurut hasil penelitian terbaru Frost & Sullivan, pengguna ponsel di dunia saat ini tak bisa dilepaskan dari penggunaan pesan singkat alias SMS. Hal ini pula yang ikut mengorbitkan mobile banking, dengan kemudahan dan biaya yang dinilai tak terlalu mahal, mampu berkembang mengikuti perkembangan zaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun tak semua operator dapat menggenjot layanan mobile banking ini, karena juga tergantung dari kondisi negara tempat operator tersebut bernaung.

Hanya negara-negara yang memiliki kondisi perekonomian dan politik yang stabil saja yang digadang-gadang mampu sukses menangguk keuntungan dari mobile banking. Seperti Chili, Brasil dan Argentina di wilayah Amerika Latin.

"Peningkatan penggunaan ponsel dalam tiga tahun terakhir di Amerika Latin telah menciptakan pasar yang stabil untuk mengembangkan penggunaan aplikasi dan layanan tambahan operator seperti mobile banking," ujar Andres Sciarrotta, analis dari Frost & Sullivan.

Selain itu, operator juga harus giat menjalin kerja sama dengan bank atau lembaga keuangan lainnya agar memudahkan pelanggan ketika ingin bertransaksi.Β  Β 
Β Β Β Β Β Β Β Β Β  Β 
"Operator juga harus membantu lembaga keuangan untuk memahami pasar dan mempercepat partisipasi pengguna," tandas Sciarrotta, dikutip detikINET dari Cellular News, Jumat (27/3/2009). (ash/faw)






Hide Ads