Jumat, 27 Feb 2009 17:27 WIB

Wapres Usul Menara Masjid Disewakan ke Perusahaan Ponsel

- detikInet
Jakarta - Masjid-masjid di Indonesia yang memiliki menara di atas 30 meter sebaiknya tidak hanya mengandalkan kotak amal sebagai sumber dananya. Masjid bisa memanfaatkan menaranya untuk disewakan kepada perusahaan telepon seluler.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam Rapat Pimpinan Nasional Dewan Masjid Indonesia, di Gedung II, Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Jumat (27/2/2009).

"Menara-menara masjid dipasangi saja untuk perusahaan seluler karena kalau menara mesjid hanya dipakai untuk pasang speaker 5 kali sehari, sekalian disewakan aja biar berfungsi ganda," ujar Kalla.

Menurut Kalla, perusahaan telepon seluler juga akan terbantu jika menara menara masjid disewakan, mengingat membuat menara membutuhkan biaya yang mahal. "Belum lagi menyewa orang untuk menjaganya," tukasnya.

Kalla mengatakan masjid adalah sebuah institusi yang paling terbuka, sehingga tidak perlu diragukan soal akuntabilitas dalam pengaturan dana nantinya.

"Tidak pernah kita dengar pengurus masjid diperiksa KPK. Kalau negara diatur seperti itu, saya kira tidak akan ada masalah. Karena (kalau di masjid) ada pengeluaran sedkit saja diumumkan, bahkan ditempel," tuturnya.

Kalla menambahkan, bagian yang terpenting dari sebuah masjid adalah sound system-nya. Diakui dia, 50 persen keberhasilan masjid ditentukan alat pengeras suara.

"Kalau pengkhotbah ngomong, tapi sound-nya sangat melengking sana-sini. Tidak ada yang mendengar," pungkasnya.

(gun/faw)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed