Gerah dengan hal ini, Nigeria yang sering jadi korban mengajak lembaga bea cukai, agen keamanan sampai grup lingkungan di negeri itu untuk bahu-membahu menghadang impor ilegal sampah elektronik.
"Semua agen sekuriti akan bekerja secara terkoordinasi untuk memastikan pembuangan dan pembakaran item elektronik dihentikan segera," papar Menteri Lingkungan Nigeria, John Odey seperti dilansir AFP dan dikutip detikINET, Sabtu (21/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Greenpeace, lembaga lingkungan hidup global mengatakan bahwa berbagai wilayah di Nigeria telah menjadi lahan pembuangan sampah elektronik. Di tahun 2007, LSM Amerika bernama Basel Action Network melaporkan bahwa ratusan kontainer berisi komputer bekas dibuang di Lagos, ibu kota Nigeria.
(fyk/fyk)