Menurut Ketua Tim Penyelenggara BWA Suhono Supangkat, alokasi penomoran akan dievaluasi secara bertahap jika sudah masuk dalam taraf regulasi tripleplay.
"Saat ini yang penting bisa akses data broadband dulu dengan bandwidth stabil 256 kbps always on," ujarnya di sela ICT Outlook 2009 di Hotel Nikko, Jakarta, Kamis (19/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini artinya pengguna Wimax hanya bisa call out tanpa bisa dipanggil. Bagi operator Wimax, ini tidak equal level playing field dengan operator seluler. Kalau memang begitu, Wimax saya duga tidak akan tumbuh besar," ujarnya.
Menurut Mas Wig, kemampuan teknologi Wimax tidak hanya terbatas akses data saja, namun juga fungsi teleponi. "Kalau tidak ada alokasi penomoran, ini artinya pemerintah mengebiri kemampuan Wimax sesungguhnya."
Jika Wimax jadi digelar setelah tender April mendatang, masih kata Mas Wig, setidaknya alokasi nomor yang perlu disediakan untuk akses pita lebar ini sebanyak satu juta nomor. "Jika masalahnya ada pada keterbatasan nomor, saya rasa ini saatnya pemerintah menerapkan kebijakan number portability." (rou/faw)