"Tahun ini pendapatan Flexi kami targetkan tumbuh sekitar 20 persen seiring dengan pertambahan jumlah pelanggan," kata Direktur Konsumer Telkom I Nyoman G Wiryanata, usai peluncuran produk telepon Flexi Valentine, di Jakarta, Rabu, (11/2/2009).
Menurut Nyoman, pendapatan Flexi memberi kontribusi terhadap total pendapatan Telkom sekitar 15 persen di 2008 lalu, dimana total pendapatan mencapai Rp 44,6 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepanjang tahun ini basis pelanggan Flexi kami proyeksi bisa mencapai 17 juta nomor," ujarnya.
Ia menjelaskan, relatif kecilnya target penambahan pelanggan dipicu persaingan di layanan FWA makin ketat.
Pada 2009 ini, Telkom Grup menganggarkan belanja modal (capex) sekitar Rp 22,5 triliun, sebanyak 60 persen diantaranya akan digunakan untuk menambah jaringan transmisi dan menara pemancar telekomunikasi (base transceiver station/BTS).
Namun Nyoman tidak merinci berapa besar capex tersebut dialokasikan untuk keperluan pembangunan infrastruktur Flexi.
Ia hanya menjelaskan jumlah BTS Flexi pada tahun 2009 akan ditambah sebanyak 1.300 unit BTS, sementara hingga akhir tahun 2008 jumlahnya telah mencapai 2.200 unit BTS.
(rou/ash)