Hal itu dikemukakan Direktur Utama Telkomsel Kiskenda Suriahardja, seusai penandatanganan kontrak USO Paket 2 dan Paket 7 di Gedung Departemen Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jumat (16/1/2009).
Telkomsel akan mendapatkan Rp 1,6 triliun dari pemerintah sebagai insentif USO. "Secara matematis, itu tidak menutupi biaya operasional," ujar Kiskenda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di sisi lain, ujar Kiskenda, Telkomsel tetap semangat membangun USO. Pasalnya, operator seluler itu mendapatkan lisensi untuk pengembangan jaringan tetap dan Broadband Wireless Access (BWA) di lokasi blok USO. Artinya, Telkomsel bisa membangun Fixed Wireless Access dan BWA di lokasi USO.
Kiskenda mengatakan proyek USO juga bisa menyumbang jumlah pelanggan Telkomsel. "Kami harap ada penambahan 2-3 juta pelanggan baru dengan proyek USO ini. Pelanggan baru itu nanti akan menyumbang ke target 10 juta pelanggan Telkomsel," ia menambahkan.
Saat ini Paket 4 dan 5 dari USO masih belum ada yang resmi menang. Sedangkan paket 1, 3 dan 6 telah dimenangkan oleh Telkomsel namun masih harus melewati masa sanggah dua minggu sebelum bisa resmi diserahkan ke Telkomsel.
Menkominfo Mohammad Nuh berharap Telkomsel selaku pemenang USO bisa selesai menggarap proyek infrastruktur pedesaan ini mulai pada September 2009. "Minimal 5 blok itu dulu, kalau tidak bisa penuh," ujar Nuh.
Menurut Nuh, sangat penting agar infrastruktur telepon pedesaan bisa segera dinikmati. "USO bukan proyek semata, tapi demi kepentingan rakyat," tandasnya.
(wsh/wsh)