Namun kini, situasi sudah mulai bisa dikendalikan. Dalam laporannya, Telkom menginformasikan bahwa layanan telekomunikasinya tetap berjalan normal meskipun sempat terjadi gangguan di sekitar Sorong karena suplai energi dari PLN sempat terhenti.
"Hal itu mengingat cukup banyaknya fasilitas umum yang roboh, sehingga untuk mengatasinya Telkom beralih menggunakan genset dengan bahan bakar solar yang diperkirakan cukup untuk rentang waktu 5 hari ke depan sejak terjadinya gempa bumi tersebut," ujar Kabag Humas dan Pusat Informasi Depkominfo gatot S. Dewa Broto dalam siaran persnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelenggara telekomunikasi lainnya yang menggelar layanan di Manokwari dan sekitarnya adalah Telkomsel, Indosat, XL dan Pasifik Satelit Nusantara.
Keempat penyelenggara telekomunikasi tersebut pada umumnya juga mengalami kendala yang sama dengan Telkom pada awal terjadinya gempa, yakni tersendatnya pasokan energi dari PLN. Namun kemudian segera disuplai dengan genset untuk mem-backup layanan publik juga hingga 5 hari ke depan.
"Kecepatan kelima penyelenggara telekomunikasi tersebut untuk mengantisipasi masalah kontinuitas layanan telekomunikasi sangat layak diapresiasi oleh Depkominfo. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari pengalaman mereka dalam mengatasi sejumlah bencana alam di berbagai penjuru Indonesia dalam beberapa tahun terakhir," imbuh Gatot. (ash/fyk)