"Kami optimistis meraih 10,5 juta pelanggan di akhir 2009 nanti," kata Dirut Bakrie Telecom Anindya Bakrie, usai RUPSLB di Wisma Bakrie 2, Jakarta, Selasa (16/12/2008).
Menurut Wakil Dirut Bakrie Telecom Bidang Pemasaran, Erik Meijer, target tersebut tumbuh hampir 50%. Hingga akhir 2008 ini pelanggan telepon nirkabel area terbatas Bakrie diperkirakan mencapai 7 juta pelanggan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) memproyeksikan pertumbuhan pelanggan di industri telekomunikasi melambat, dari tahun ini yang diperkirakan tumbuh 40%, menjadi 20% di 2009 mendatang.
Namun demikian, Erik mengaku tak khawatir, dari perkiraan 240 juta populasi penduduk saat ini, pengguna telekomunikasi yang benar-benar jadi pelanggan diperkirakannya hanya 70-80 juta, bukan 120 juta.
"Perlu diketahui, angka pelanggan ratusan juta itu tidak selalu benar, sebab karakteristik pengguna di Indonesia unik, misalnya, memiliki dua nomor telepon dimana satu GSM seluler, satu lagi CDMA fixed wireless seperti Esia."
"Nah, berhubung pasarnya baru terserap sepertiga, jadi masih banyak peluang untuk meraih pelanggan," tandasnya.
Bakrie sendiri tak akan banyak mengubah aksi pemasarannya di 2009 mendatang. Operator yang tengah menunggu putusan pemenang tender Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ), masih akan menerapkan strategi tarif murah serta bundling ponsel CDMA murah.
(rou/dwn)