Mundurnya Powertek dibenarkan oleh juru bicara konsorsium Palapa Ring, Rakhmat Junaedi. Namun, ia menegaskan, meski telah menerima surat dari yang bersangkutan, proses mundurnya Powertek belum rampung seluruhnya.
"Masih ada masalah hak dan kewajiban administrasi yang harus diselesaikan terlebih dulu. Namun, kami semua anggota konsorsium, menyambut baik dan berterimakasih atas putusan Powertek. Kini, semua jadi jelas," urainya kepada detikINET, Selasa (27/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mulanya, proyek tersebut akan digarap tujuh perusahaan yang tergabung dalam suatu konsorsium Palapa Ring. Namun seiring berjalannya waktu, satu persatu anggotanya berguguran. Mundurnya Powertek, menyusul kemunduran sejumlah anggota lainnya yang telah lebih dulu hengkang.
Kini, anggota konsorsium Palapa Ring tinggal menyisakan empat anggota yang merupakan operator telekomunikasi, yakni PT Telkom Tbk, PT Indosat Tbk, PT Excelcomindo Pratama Tbk, dan PT Bakrie Telecom Tbk.
Ketika dikonfirmasi, CEO PT Powertek Utama Internusa Rose Melati Adikusuma, tak mau menyatakan secara tegas kemundurannya dari konsorsium.
"Keputusannya belum final, jadi lebih baik tanyakan saja kepada konsorsium. Saya tak punya wewenang untuk membicarakan hal ini," tandasnya seraya mengelak mundurnya Powertek terkait kepentingan salah satu partai politik.
(rou/wsh)