NTT DoCoMo berencana mengomersialkan akses layanan pita lebar bergerak Long Term Evolution (LTE) di Jepang pada 2010 sebagai killer application baru untuk menggenjot pendapatan selulernya. Softbank sebagai pesaing DoCoMo juga menjadwalkan implementasi serupa di tahun yang sama.
Berbeda dari kedua operator tersebut, KDDI beserta mitra usaha patungannya, justru lebih memilih untuk mengomersialkan teknologi Broadband Wireless Access (BWA) berbasis mobile WiMAX dan layanan Personal Handy-phone System (PHS) generasi lanjutan. Masing-masing dirilis pada 2009, atau setahun lebih awal dari rencana peluncuran LTE oleh DoCoMo dan Softbank.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT