Rakhmat Djunaedi, Direktur Layanan Korporasi Bakrie Telecom mengatakan, layanan Esia sudah menggapai 57 kota di Indonesia. Padahal tahun lalu, Esia baru beroperasi di Jakarta, Bandung dan 17 kota kecil di Jawa Barat dan Banten.
Tantangan untuk memberikan layanan komunikasi yang tahan banting pun harus siap dihadapi Bakrie, kalau tidak mau disebut gagal memberikan pelayanan. Apalagi, musim lebaran kerap membuat jaringan operator bermasalah karena padatnya trafik. Tak kuat menghadapi serbuan pelanggan, jaringan operator bisa-bisa jebol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak mau mendapat hasil buruk, Bakrie pun telah bersiap dengan meningkatkan kapasitas jaringannya. "Kapasitas ditingkatkan hingga 3 kali lipat, jadi yang mudik bisa pakai Esia GoGo," tukasnya kepada sejumlah wartawan di sela buka bersama Bakrie Telecom di Dapur Sunda, Setabudi One Jakarta, Selasa malam (16/9/2008).
Dari sisi pancaran jaringan, Bakrie juga telah mempersiapkan 1770 Base Tranceiver Station (BTS). Meski demikian, mereka tidak berani menjamin bahwa jaringan layanan selulernya tak ada gangguan saat trafik padat nantinya.
"Masalah jaringan kita mencoba reliabilitas setinggi mungkin, tapi kan ada faktor lain, seperti pasokan listrik dll. Tetapi kita juga punya back-up," Rakhmat menandaskan.
Mau curhat seputar operator telekomunikasi di Indonesia? Sampaikan saja di detikINET Forum.
(ash/fyk)