Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
coen-husain-pontoh.blogspot.com
Lihat Contoh di Blog Si Pontoh
coen-husain-pontoh.blogspot.com

Lihat Contoh di Blog Si Pontoh


- detikInet

Jakarta - Coen Husain Pontoh adalah seorang aktivis dan penulis. Pernah dipenjara di masa pemerintahan Soeharto, Coen kini gemar menerbitkan tulisan dan kelebat pemikirannya dalam blog. Gayanya boleh saja dicontoh para aktivis. Gaya Coen adalah gaya seorang intelektualis. Ia tidak secara langsung menyampaikan pendapatnya, namun ia mengambil peristiwa lain dan melaporkannya dalam kerangka idealisme yang dianutnya. Misalnya, ketika berbicara soal demokrasi Coen menuturkan kisah Jean-Jacques Rousseau. Pemikiran Rousseau soal wakil rakyat menurut Coen patut didengar. "Jadi menurut pandangan ini (maksudnya Rousseau-red.), kepentingan personal dari wakli rakyat tidak lagi relevan, karena tugasnya adalah mempromosikan dan melindungi kehendak umum," tulis Coen. Tulisan itu dimunculkannya 17 Agustus 2005, namun ia agaknya memilih tidak menggelorakan H.U.T. Kemerdekaan Indonesia ke-60 dengan 'gebyar-gebyar'. Coen pun pernah mengangkat masalah Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang notabene pernah jadi ikon 'gerakan kiri' di Indonesia. Simak dialog Coen, entah imajiner entah nyata, soal PRD:"Maksudmu kalau kamu bilang merah, skarang itu berarti kuning?""Kamu tau sendirilah. Merahisasi sama dengan Kuningisasi.""Udah, udah. Jangan melantur. Kembali ke PRD yang koalisi ama Golkar. Pendapatmu apa?""Aku tak punya pendapat, aku orang luar. Aku tak ikut proses pengambilan keputusan, aku tak tahu dinamika internal mereka. Aku juga tak mau dicap sekadar intelektual yang tukang kritik." Tidak jelas posisi mana yang diambil Coen sebenarnya, orang yang bertanya atau yang menjawab. Namun tulisan yang menggelitik itu patut jadi contoh cara mengangkat tema yang kritis tanpa berberat-berat dengan teori. Nama Blog: Coen Husain PontohAlamat Blog: http://coen-husain-pontoh.blogspot.comBlurb: -Hosting: Blogspot.com (Blogger) (wicak/)




Hide Ads