Senin, 20 Nov 2017 11:34 WIB

USS South Dakota Diklaim Kapal Selam Serang Terbaik Dunia

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
Ilustrasi. Foto: istimewa Ilustrasi. Foto: istimewa
Jakarta - Amerika Serikat meluncurkan kapal selam yang disebut tercanggih di dunia dalam soal melakukan serangan cepat, yang siap bergabung dengan Angkatan Laut mereka.

Selama bertahun-tahun, AS terus menjaga kemajuan teknologi kapal selam yang mereka rancang. Namun, perkembangan dari Rusia dan China menimbulkan ancaman superioritas AS di bawah laut.

Adalah USS South Dakota, yang dipersiapkan oleh AS untuk mengantisipasi ancaman bawah laut yang semakin besar dari negara-negara saingannya tersebut.

Dengan biaya produksi yang ditaksir mencapai USD 2,7 Miliar (Rp 36,5 Triliun), USS South Dakota merupakan kapal selam tempur yang memiliki panjang 70 kali dari kapal laut biasa dan dilengkapi dua senjata utama, yaitu misil balistik dan misil jelajah.

Termasuk kapal selam kelas Virginia, USS South Dakota dapat menyerang dengan cepat hingga di perairan dalam sekalipun. Ia dapat melancarkan torpedo menuju kapal lain, menerbangkan misil ke target di daratan, fungsi pengintaian, hingga menurunkan tim khusus Navy SEAL untuk operasi tertentu.

Sebagaimana kapal selam kelas Virginia lain, USS South Dakota memiliki dua Virginia Payload Tubes, yang masing-masing dapat meluncurkan enam buah misil jelajah Tomahawk.
USS South Dakota, Kapal Selam Rp 36,5 Triliun Peresmian USS South Dakota. Foto: istimewa

"USS South Dakota akan menghadirkan kecanggihan teknologi yang lebih maju dari pada yang lain," kata Letnan Seth Clarke, juru bicara Angkatan Laut AS, seperti dilansir detikINET dari CNN pada Senin (20/11/2017).

"Kemampuan daya tahan, mobilitas, serangan, dan manuver-manuver lain membuatnya sanggup menjalankan lima dari enam strategi utama kemaritiman kami, yaitu mengontrol perairan, keamanan kemaritiman, pencegahan, pelacak, hingga mengantisipasi kehadiran kapal selam lain," tuturnya menambahkan.

Ia juga mengatakan bahwa USS South Dakota akan memberikan keuntungan besar bagi AS, dengan meneruskan dominansi mereka dari abad pertengahan hingga di masa depan.

"Kemampuan mengendap-endap sangat krusial bagi sebuah kapal selam. Kelas Virginia mampu memberikan kapabilitas dan kapasitas tersebut dalam menghadapi konflik yang berpotensi terjadi ke depannya," ujar Randy Forbes, Ketua Sub-komite Seapower and Projection Forces dari House Armed Services Committee.

Kapal selam sepanjang 110 m ini dijadwalkan masuk ke dalam armada Angkatan Laut AS pada Agustus 2018. Ke depannya, mereka berencana untuk melakukan peningkatan pada seluruh kapal selam kelas Virginia, terutama USS South Dakota, sembari mengembangkan kapal selam kelas Columbia yang memiliki senjata nuklir.

"Diperkirakan, kapal selam ini akan beroperasi penuh pada 2024 atau 2025. Kemampuannya ini dapat 'mempensiunkan' kapal selam lain yang sudah dimakan usia," kata Jerry Hendrix dari Center for a New American Study (CNAS), organisasi yang fokus dalam isu keamanan AS. (fyk/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed