Seperti dikutip detikINET dari AFP, Selasa (22/4/2008), pembobolan ini menurut laporan resmi pemerintah Korsel mengakibatkan sejumlah data penting berhasil diakses.
Serangan cracker ini baru diketahui dua minggu setelah insiden, saat seluruh jaringan dicek. Beberapa file pun diketemukan sudah terinfeksi virus Worm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga, pelaku serangan bermukim di China atau Korea Utara, negara-negara yang boleh dikata adalah musuh Korsel. Tentu saja hal ini menimbulkan kekhawatiran tentang adanya rahasia keamanan negara yang bocor.
Belum lama ini, Korsel juga dikejutkan dengan dirampoknya data pribadi 10 juta orang secara online.
Memang, adopsi internet di Korsel sangatlah tinggi namun keamanan jaringan di negeri ini disinyalir masih relatif lemah.
Tukar pikiran soal keamanan internet? Gabung yuk di detikINET Forum! (fyk/fyk)