Bagaimana dengan memajang ratusan nomor kartu kredit bajakan yang masih aktif? Apakah tindakan tersebut bisa dianggap sebagai praktek kebebasan berbicara?
Onno W. Purbo, praktisi internet dan teknologi informasi Indonesia, angkat bicara juga soal kasus blogger Indonesia asal Purwokerto -- Rangga Wardhana -- yang memajang data kartu kredit bajakan lewat blog-nya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, Onno menilai praktek transparansi yang dilakukan blogger yang mengaku bernama Rangga itu kebablasan. "Tetap saja itu nyolong," tandas Onno lagi.
Onno juga mempertanyakan eksistensi Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) selaku tim Pengawas Internet Indonesia, untuk ikut menganalisa kasus tersebut.
ID-SIRTII sendiri, ketika dihubungi detikINET, mengaku hanya pasif menanggapi kasus pemajangan data kartu kredit itu dan mengklaim baru akan bertindak jika ada permintaan dari penegak hukum. (dwn/dwn)