Jumlah domain .ID telah mencapai 1.523.504 domain. Penyalahgunaan situs menjadi tantangan seperti judi online dan phishing.
Hal ini disampaikan dalam peringatan 20 tahun Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Dalam capaian jumlah domain tersebut, tiga ekstensi dengan kontribusi terbesar adalah my.id, .id, dan web.id.
Capaian penting lain adalah penguatan Sistem Registri Mandiri, perluasan infrastruktur DNS, peningkatan keamanan, hingga persiapan Indonesia menyambut ICANN87 Annual General Meeting di Bali pada 17-22 Oktober 2026.
"Pertumbuhan domain .ID hingga lebih dari 1,5 juta menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan terhadap identitas digital Indonesia," ujar Ketua Pandi, Isnawan Aslam, Selasa (1/9/2026).
Menurut Isnawan, ICANN87 Bali menjadi momentum bagi PANDI dan Indonesia untuk membawa capaian tersebut ke panggung global, memperkuat kolaborasi internasional, sekaligus menunjukkan komitmen terhadap Internet yang aman, inklusif, dan multibahasa.
Dalam 5 tahun terakhir pangsa pasar .ID naik jadi 58% dan 24% pengguna .ID berasal dari luar Indonesia. PANDI juga didukung 24 registrar terakreditasi dengan Sistem Registri Mandiri yang telah beroperasi sejak 2020.
Simak Video "Video: Aktivis di Mamuju Tipu Tersangka Tambang Ilegal Rp 35 Juta untuk Judol"
(fay/fyk)