Menurut penelitian vendor keamanan internet Sophos, Cina didaulat menjadi tuan rumah yang memiliki situs yang mengandung program jahat terbanyak dengan presentase 55,2 persen. Peringkat kedua ditempati Amerika Serikat dengan presentase 19,7 persen, disusul Rusia berada di posisi ketiga dengan presentase 11,4 persen.
"Cina, AS dan Rusia mendominasi pemeringkatan ini, menyumbang lebih dari 85 persen keseluruhan situs yang terinfeksi program jahat di dunia. Masalah ini terus mengglobal. Agar tak mewabah, web host harus terus melindungi keamanan situsnya," tandas Graham Cluely, Senior Technology Consultant di Sophos seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Selasa (4/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(fyk/dwn)