Telkom University dan Kaspersky membuka pendaftaran untuk HackNusa - From Ideas to Impact. Acara ini merupakan sebuah hackathon keamanan siber tingkat nasional yang bertujuan menginspirasi inovator muda Indonesia untuk mengembangkan solusi praktis dalam menghadapi tantangan keamanan digital yang terus berkembang.
Pendaftaran kompetisi ini sudah dibuka dan akan berlangsung hingga 21 Agustus 2026. Puncak acara berupa hackathon tatap muka akan diselenggarakan pada 3 Oktober 2026 di kampus Telkom University, Bandung, yang mempertemukan mahasiswa, pengembang, penggemar keamanan siber, dan calon profesional teknologi dari seluruh Indonesia.
Kepala Kaspersky Academy, Evgeniya Russkikh, menjelaskan bahwa seiring dengan peningkatan adopsi digital dan investasi besar-besaran pada infrastruktur digital di Indonesia, lanskap keamanan siber menjadi semakin kompleks dengan ancaman yang terus meningkat. Permintaan akan tenaga profesional di bidang ini pun turut melonjak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berharap hackathon ini akan menjadi platform bagi para pemikir teknologi brilian untuk menguji keterampilan dan pengetahuan mereka, serta memecahkan tantangan dunia nyata di bidang keamanan siber dan kepercayaan digital," ujar Evgeniya dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (20/7/2026).
Dekan Fakultas Informatika Telkom University, Kemas Muslim Lhaksamana, menambahkan bahwa memajukan keamanan siber bersamaan dengan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi mutakhir lainnya merupakan prioritas utama di seluruh inisiatif pendidikan dan penelitian kampusnya. Baginya, kolaborasi dengan pemimpin industri global seperti Kaspersky sangat penting untuk memberdayakan generasi inovator Indonesia.
HackNusa menantang peserta untuk mengubah ide inovatif menjadi solusi yang berdampak melalui tiga jalur kompetisi utama:
- Pembayaran digital aman dan fintech yang fokus pada perancangan cara lebih aman serta cerdas dalam mengelola transaksi di ekonomi digital.
- AI melawan AI sebagai pertahanan siber untuk merancang sistem cerdas yang mampu mendeteksi, mencegah, dan menanggapi ancaman yang semakin canggih.
- Keamanan yang berpusat pada manusia guna menciptakan solusi keamanan siber yang intuitif, mudah diakses, serta mudah dipahami oleh pengguna awam.
Tim yang berhasil keluar sebagai juara akan membawa pulang hadiah utama sebesar Rp 13 juta. Selain itu, pemenang juga berhak mendapatkan akses kursus pelatihan dari Kaspersky senilai hingga USD 2.500 untuk membantu mengembangkan keahlian mereka lebih jauh ke level profesional.
Dari seluruh peserta, sebanyak 30 tim yang lolos seleksi akan diundang ke acara tatap muka, di mana 10 tim terbaik akan mempresentasikan proyek akhir mereka di hadapan dewan juri.
Bersamaan dengan acara final pada 3 Oktober mendatang, penyelenggara juga akan menggelar Kompetisi Simulasi Perlindungan Interaktif Kaspersky (KIPS). Acara ini merupakan simulasi yang mengajak peserta menghadapi skenario insiden siber dunia nyata untuk memperkuat kerja sama tim dan pengambilan keputusan. Bagi yang tertarik menguji kemampuannya, pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi hackathon Telkom University.

