Kalau tiba-tiba ada cewek cantik mengajak kenalan di medsos, waspadalah. Komplotan scammer internasional dengan eks artis Fabiola Elizabeth mengincar korban dari medsos dan aplikasi kencan.
Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, mengatakan scammer online biasanya sudah memakai video call AI. Namun, kelompok Fabiola masih pakai video call sungguhan langsung dari Fabiola untuk memikat korban.
Pada intinya, Alfons mengatakan modusnya tetap sama. Pelaku berusaha memikat korban lewat wajah yang menarik dan mengajak kenalan di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tipsnya agak nyakitin tapi realistis. Kalau kita sudah tahu kita ini kurang ganteng, katakan mukanya biasa-biasa saja, lalu tahu-tahu ada cewek cantik mati-matian minta kenalan lalu berinteraksi dan kamu percaya. Yah namanya bodoh," kata Alfons dalam perbincangan dengan detikINET, Kamis (4/6/2026).
Pun demikian dengan korban perempuan, mereka akan tiba-tiba diincar dengan cowok ganteng di media sosial. Di saat inilah, setiap orang mesti waspada.
Menurut Alfons, platform medsos memudahkan modus ini terjadi dengan fitur friend suggestion atau people you may know. Pengguna medsos diberikan nama-nama yang sebenarnya adalah akun palsu penipu online dari luar negeri.
Hal ini belum termasuk direct message ke akun kita dari orang tak dikenal dengan wajah cantik atau ganteng yang mengajak kenalan. Anda pernah mengalami hal itu juga bukan?
"Itu isinya akun-akun nggak jelas semua, rata-rata pakai foto seksi minta jadi teman. Kalau diikuti, jadilah pig butchering scam," pungkas Alfons merujuk pada istilah korban yang digiring untuk dikerjain habis-habisan.
(fay/fyk)

