Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apple Kirim Surat Peringatan untuk Karyawan yang Membelot ke OpenAI

Apple Kirim Surat Peringatan untuk Karyawan yang Membelot ke OpenAI


Virgina Maulita Putri - detikInet

Ilustrasi Apple
Ilustrasi Apple (Foto: Adi FR/detikINET)
Jakarta -

Pekan lalu, Apple menggugat OpenAI yang dituduh memanfaatkan mantan karyawannya untuk mencuri rahasia perusahaan demi kepentingan OpenAI. Sebagai bagian dari gugatan ini, Apple mengirimkan surat peringatan kepada puluhan mantan karyawannya yang kini bekerja di OpenAI.

The Financial Times melaporkan Apple mengirimkan legal preservation letter kepada sekitar 40 mantan karyawan yang saat ini bekerja di OpenAI. Apple meyakini dugaan penyalahgunaan informasi rahasia mungkin melibatkan lebih banyak orang daripada yang disebutkan di gugatan awalnya.

Preservation letter adalah pemberitahuan resmi formal yang dikirimkan kepada individu atau organisasi yang memerintahkan mereka untuk menyimpan dokumen, catatan, dan bukti lainnya yang mungkin relevan dengan sengketa hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apple melayangkan gugatannya di pengadilan federal California pekan lalu. Produsen iPhone itu menuduh OpenAI melakukan upaya terkoordinasi untuk memperoleh informasi rahasia terkiat proses manufaktur dan pengembangan produknya.

Apple mengklaim OpenAI merekrut engineer kunci, termasuk mantan eksekutif Apple Tang Tan dan Chang Liu, untuk mendapatkan informasi seputar desain, proses manufaktur, dan rahasia perusahaan lainnya.

ADVERTISEMENT

Tan merupakan veteran di Apple yang pernah memimpin tim desain produk, dan saat ini ia menjabat sebagai Chief Hardware Officer di OpenAI. Sementara Liu dulunya bekerja sebagai engineer senior di Apple sebelum pindah ke tim hardware OpenAI.

Apple menuduh Tan mengarahkan karyawan Apple yang mengikuti wawancara di OpenAI untuk berbagi rahasia perusahaan selama proses rekrutmen. Nama Tan dan Liu disebut dalam gugatan Apple sebagai terdakwa.

"Ia telah mengarahkan para kandidat yang masih bekerja di Apple untuk membawa 'bagian-bagian asli' dari Apple ke wawancara mereka untuk sesi 'unjuk dan jelaskan' di mana ia dan timnya di OpenAI dapat menggali lebih banyak rahasia Apple," tulis gugatan tersebut, seperti dikutip dari Gizmodo, Senin (20/7/2026).

Gugatan itu mengklaim bahwa lebih dari 400 mantan karyawan Apple kini bekerja di OpenAI dan mengindikasikan dugaan pelanggaran lebih luas. OpenAI membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa mereka tidak memiliki bukti bahwa gugatan ini memiliki alasan yang jelas.



(vmp/fay)
TAGS






Hide Ads
LIVE