×
Ad

Ratusan Pengguna iPhone Download WhatsApp Palsu Berisi Spyware

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 02 Apr 2026 18:35 WIB
Foto: Shutterstock/
Jakarta -

WhatsApp kembali menegaskan pentingnya mengunduh aplikasi resmi dari sumber yang terpercaya. Belum lama ini mereka memperingatkan sekitar 200 pengguna yang terkecoh dan menginstal aplikasi WhatsApp versi palsu berisi spyware.

WhatsApp menuduh SIO, perusahaan pembuat spyware asal Italia, membuat dan mendistribusikan versi palsu dari aplikasinya untuk iPhone. Aplikasi milik Meta ini berencana mengirimkan permintaan hukum resmi agar SIO berhenti melakukan aktivitas berbahaya.

"Tim keamanan kami secara proaktif mengidentifikasi sekitar 200 pengguna, sebagian besar di Italia, yang kami yakini mungkin telah mengunduh aplikasi tidak resmi berbahaya ini," kata WhatsApp dalam pernyataan resminya, seperti dikutip dari TechCrunch, Kamis (2/4/2026).

"Kami telah mengeluarkan akun mereka, memperingatkan mereka tentang risiko terhadap privasi dan keamanan yang timbul akibat mengunduh aplikasi tidak resmi, dan mengimbau mereka untuk menghapusnya dan mengunduh aplikasi WhatsApp resmi," sambungnya.

Juru bicara WhatsApp Margarita Franklin mengatakan saat ini pihaknya tidak bisa membagikan informasi soal pengguna yang menerima peringatan, apakah mereka adalah jurnalis atau anggota masyarakat sipil.

"Prioritas kami adalah melindungi pengguna yang mungkin ditipu untuk mengunduh aplikasi iOS palsu," sambungnya.

Tahun lalu, TechCrunch melaporkan bahwa SIO merupakan aktor di balik sederet aplikasi Android berbahaya yang berisi spyware, termasuk aplikasi WhatsApp palsu dan aplikasi dukungan pelanggan palsu. Spyware SIO teridentifikasi dengan nama Spyrtacus, nama yang muncul dalam kode spyware tersebut.

Penggunaan aplikasi palsu terhadap target mata-mata adalah taktik yang sudah biasa digunakan oleh otoritas di Italia, yang sering berkolaborasi dengan provider seluler untuk mengirimkan tautan phishing kepada pelanggan mereka.

Pengumuman terbaru WhatsApp datang setahun setelah mereka memperingatkan sekitar 90 pengguna yang menjadi target spyware buatan Paragon Solutions, perusahaan mata-mata asal Amerika Serikat dan Israel. WhatsApp mengirimkan peringatan itu kepada jurnalis dan aktivis pro-imigrasi yang memicu skandal besar di Italia.



Simak Video "Video: Instagram, Facebook, sampai WhatsApp Nggak Full Gratis Lagi?"

(vmp/rns)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork