Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Alumni Balas 'Susu' Kampus dengan 'Racun Cyber'

Alumni Balas 'Susu' Kampus dengan 'Racun Cyber'


- detikInet

Jakarta - Kelakuan sarjana yang satu ini tak pantas ditiru. Bagai pepatah klasik air susu dibalas air tuba, sang alumnus membobol jaringan komputer universitas yang telah memberinya ilmu kemudian meletakkan program jahat untuk mencuri informasi penting.Sarjana ilmu komputer dari perguruan tinggi Texas A&M University, Luis Castillo (23 tahun), tertangkap dan dinyatakan bersalah atas aksinya tersebut. Ia kedapatan mencuri sejumlah 133.000 identitas internet dan password dari para mahasiswa dan pekerja universitas Texas.Luis membobol sistem komputer dan memasukkan program jahat yang mampu menghimpun dan mentransfer informasi ke dalam file sehingga dengan mudah ia bisa mengkoleksinya.Sarjana yang lulus bulan Desember 2006 ini terkena hukuman lima tahun penjara dan denda tak kepalang tanggung, US$ 250.000 atau sekitar dua miliar rupiah (US$ 1 = Rp 9392-sumber:detikcom). Rencananya, eksekusi hukuman akan dilakukan 10 Desember mendatang.Untuk mengungkap kasus ini, pihak universitas sampai melapor ke penyelidik dari Federal Bureau of Investigation (FBI). "Kami menghargai komitmen FBI untuk menginvestigasi tindak kriminal ini. Aksi (hukuman-red) ini seharusnya menjadi renungan bagi orang yang ingin melakukan tindakan serupa," tanggap Dr. Pierce Cantrell, pembantu rektor Texas A&M University seperti dikutip detikINET dari TechWeb, Selasa (18/9/2007).Menurut penelusuran FBI, pada bulan Februari Castillo masuk ke jaringan komputer universitas menggunakan identitas dan password-nya dari apartemen di wilayah Oregon. Setelahnya, Castillo terus mencoba membobol sistem sampai akhirnya dia berhasil memasukkan program jahat untuk mencuri informasi. (fyk/wsh)




Hide Ads