Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Lubang Dilelang Bikin Meradang

Lubang Dilelang Bikin Meradang


- detikInet

Jakarta - Urusan lubang memang bisa bikin gawat. Apalagi untuk yang satu ini, lubang-lubang yang dilelang dengan harga ribuan dolar bikin banyak pihak meradang. Lubang-lubang tersebut adalah lubang keamanan pada berbagai piranti lunak. Lubang yang memungkinkan pihak tak bertanggungjawab melakukan serangan ke dalam sebuah sistem komputer. Perusahaan peneliti keamanan asal Swiss, WSLabi, telah mendirikan sebuah situs khusus untuk melelang lubang-lubang tersebut. Perusahaan keamanan komputer, peneliti, dan juga perusahaan piranti lunak dikabarkan bisa melakukan lelang terhadap berbagai lubang yang ditemukan. Sejauh ini, seperti dikutip detikINET dari Information Week, Senin (9/7/2007), baru ada beberapa lubang yang dilelang. Ini termasuk lubang pada Linux dan Yahoo Messenger. "Kami memutuskan untuk membuat portal lelang ini karena, meski banyak peneliti keamanan yang menemukan lubang hanya sedikit yang mau melaporkannya karena takut dieksploitasi. Niat kami adalah agar mereka mendapatkan harga yang bagus untuk temuan mereka dan menjamin agar mereka tak perlu menyebarluaskan temuan itu secara gratis atau bahkan menjualnya ke penjahat cyber," tutur Herman Zampariolo, CEO WSLabi. Tentunya WSLabi menerapkan upaya-upaya pencegahan agar tak terjadi perpindahan informasi ke pihak yang tak bertanggungjawab. WSLabi juga berupaya agar lubang yang ditemukan berasal dari sumber dan aktivitas yang baik, bukan ilegal. MeradangMeski demikian, langkah WSLabi ini membuat meradang peneliti keamanan tertentu. Johannes Ullrich dari Internet Storm Center misalnya, mengatakan situs ini menimbulkan kekhawatiran keamanan. Perusahaan keamanan tertentu, Ullrich mengatakan, biasa membeli informasi soal lubang-lubang semacam itu untuk memperkuat produk mereka. Namun perusahaan yang sama juga biasa membagi informasi tersebut ke pihak terkait. Ullrich tidak yakin pembeli di situs WSLabi akan melakukan hal yang sama. "Ini soal niat (dari pembeli) bagaimana mereka akan menggunakan informasi yang mereka dapatkan. Bagaimana Anda mem-filter niat dari semua orang di internet?" ujarnya. WSLabi mengatakan akan melakukan verifikasi pada semua lubang yang ingin dijual lewat situsnya. Setelah itu, WSLabi akan memaket lubang itu dengan proof of concept alias contoh pemanfaatan lubang tersebut. Penjual punya tiga pilihan untuk menjual lubang yang mereka temukan: melelangnya ke satu penawar tertinggi, menjual dengan harga tetap ke siapa saja yang mampu, atau menjual ke satu pihak tertentu saja. (wsh/rou)







Hide Ads