Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Bagle, Malware e-Mail Paling Bandel

Bagle, Malware e-Mail Paling Bandel


- detikInet

Jakarta - Penyebaran Malware atau program jahat seakan tiada habis. Termasuk sepak terjang veteran malware yang bernama Bagle rupanya tak kalah dengan malware yuniornya. Bagle yang masuk dalam kategori worm ini terus berusaha melawan berbagai solusi antivirus dengan berbagai cara yang selalu setingkat lebih cerdas dalam tiga tahun ini.Dari hasil penelitian perusahaan keamanan Commtouch yang diberitakan Vnunet.com dan dikutip detikINET, Sabtu(10/3/2007), malware yang menyerang melalui e-mail ini selalu menggunakan strategi penyerangan terbaru untuk memaksimalkan pembiakan dan lolos dari deteksi pertahanan antivirus.Bagle, yang juga dikenal dengan nama Beagle adalah salah satu contoh malware e-mail yang mampu bertahan lama di jagat malware. Bagle mulai menyebar pada kuartal pertama 2005. Malware ini disinyalir lebih tahan lama dibanding malware lain adalah karena seringnya menggunakan strategi berbeda dalam tiap penyebaran maupun penularanya. Penyebaran Bagle tercatat sukses dengan menginfeksi e-mail dan menyebarkannya melalui Internet. Varian pertama Bagle adalah WORM_BAGLE.AZ dan hingga kini tercatat lebih dari 30 ribu varian berbeda yang berinduk pada Bagle. Setiap varian atau kelompok varian menggunakan teknik yang berbeda. Hal ini hampir tidak mungkin teratasi oleh mesin antivirus mengingat sangat cepatnya perkembangan teknik penyebaran tersebut. Selain itu setiap variannya juga didistribusikan dalam kuantitas yang sangat kecil sehingga memungkinkan Bagle untuk melewati radar pengawasan yang terdapat dalam antivirus tradisional.Haggai Carmon, wakil presiden produk Commtouch mengungkapkan yang baru-baru ini terjadi adalah adanya 30 ribu varian baru yang berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa Bagle telah mengadopsi form polimorfis dari sisi server sehingga dapat mengirim gelombang varian dengan kuat.Menurut Carmon, kebanyakan malware e-mail termasuk Bagle memakai teknik tersebut untuk menembus dekteksi antivirus. (lni/dbu)






Hide Ads