Waduh! Hacker Bikin Lalu Lintas Moskow Macet Total

Waduh! Hacker Bikin Lalu Lintas Moskow Macet Total

ADVERTISEMENT

Waduh! Hacker Bikin Lalu Lintas Moskow Macet Total

Anggoro Suryo - detikInet
Minggu, 04 Sep 2022 16:15 WIB
Kantor Yandex
Foto: istimewa
Jakarta -

Di film-film, sering digambarkan ada hacker yang bisa membuat macet jalanan dengan meretas sistem lampu pengatur lalu lintas. Nah, kini di Moskow, Rusia, ada hacker yang bisa membuat macet jalanan, namun dengan cara berbeda.

Insiden ini terjadi pada 1 September lalu, di mana ada hacker yang meretas Yandex Taxi, aplikasi ridehailing di Rusia untuk menyebabkan kemacetan parah di sebuah area di kota Moskow.

Si hacker itu memanfaatkan akses ke aplikasi Yandex Taxi untuk memesan lusinan taksi ke daerah Kutuzovsky Prospect, yang memang terkenal sebagai daerah padat. Alhasil kedatangan lusinan taksi itu membuat area tersebut macet total.

Dalam video yang disebarkan di Twitter dan Reddit terlihat kalau para pengemudi taksi malang itu berusaha mendatangi tujuan yang sama, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Minggu (4/9/2022).

Sebagai informasi, Moskow memang dikenal sebagai kota yang sangat macet. Bahkan, kota ini menurut TomTom Traffic Index tercatat sebagai kota paling macet kedua di dunia, hanya kalah dari Instanbul, Turki. Tak terbayangkan kondisi itu kemudian diperparah dengan aksi hacker tersebut.

Pada pagi hari 1 September, Yandex.Taxi mengalami percobaan serangan untuk mengganggu layanannya -- lusinan pengemudi menerima pesanan ke daerah Fili," tulis Yandex Taxi dalam pernyataannya.

Layanan taksi online milik Yandex -- Googlenya Rusia -- tersebut menyebut kemacetan tersebut berlangsung selama 40 menit. Mereka meyakini kalau algoritma untuk mendeteksi dan menghadapi serangan semacam ini sudah diperbaiki untuk menghadapi serangan sejenis di masa yang akan datang.

Yandex belum mengungkap siapa di balik serangan tersebut, namun grup peretas Anonymous lewat akun Twitter-nya mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Mereka mengaku bekerja sama dengan IT Army of Ukraine -- sebuah grup peretas yang dibuat oleh wakil perdana menteri Ukraina Mykhailo Fedorov saat Rusia mulai menginvasi Ukraina.

Anonymous menabuh genderang perang siber dengan Rusia sejak awal 2022 ini, dan beberapa kali mengaku sudah meretas berbagai sistem di Rusia. Salah satunya membajak stasiun TV Rusia untuk menayangkan video yang dianggap ilegal di Rusia.

Lalu mereka juga pernah membocorkan berbagai data dan email penting dari berbagai badan pemerintah Rusia yang besarannya dalam hitungan terabyte.



Simak Video "Driver Taksi Online dan Pesepeda yang Ditabrak di Harmoni Damai"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT