35 Aplikasi Berbahaya Intai 2 Juta Pengguna Android, Segera Hapus!

ADVERTISEMENT

35 Aplikasi Berbahaya Intai 2 Juta Pengguna Android, Segera Hapus!

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 20 Agu 2022 05:40 WIB
android malware
35 Aplikasi Berbahaya Intai 2 Juta Pengguna Android, Segera Hapus! Foto: istimewa
Jakarta -

Peneliti keamanan kembali menemukan puluhan aplikasi berbahaya yang beredar di Google Play Store. Parahnya, aplikasi-aplikasi jahat ini sudah diunduh lebih dari dua juta kali.

Menurut laporan terbaru dari perusahaan keamanan siber Bitdefender, ada 35 aplikasi jahat yang menampilkan iklan mengganggu dan berbahaya. Aplikasi lain juga banyak yang menampilkan iklan, tapi 35 aplikasi berbahaya ini menampilkan iklan lewat framework-nya sendiri jadi mereka bisa menyebarkan malware ke pengguna.

Hampir semua aplikasi ini menyamar sebagai aplikasi yang menawarkan fitur personalisasi dan tools, seperti wallpaper, tema, filter dan efek kamera, sampai aplikasi untuk membuat QR code dan pencari lokasi GPS. Penyamaran itu dilakukan agar aplikasi berbahaya bisa melewati pengecekan Google dan masuk ke Play Store.

Tapi setelah di-download, aplikasi-aplikasi ini menggunakan teknik khusus untuk menyembunyikan keberadaannya di ponsel. Ikon mereka diganti sehingga menyerupai ikon aplikasi Settings di ponsel.

Lewat update terbarunya, pengembang aplikasi jahat ini bahkan memasukkan ikon Settings dari Motorola, Oppo, Samsung, dan vendor ponsel lainnya agar sesuai dengan ponsel yang menjadi target. Ini tentu akan menyulitkan pengguna untuk mencari aplikasi berbahaya tersebut dan menghapusnya.

Teknik lainnya yang digunakan oleh developer aplikasi berbahaya ini adalah dengan membuat aplikasi buatannya tidak muncul di daftar aplikasi yang baru saja digunakan di Android, seperti dikutip dari Tom's Guide, Jumat (19/8/2022).

Bitdefender mencontohkan aplikasi GPS Location Maps yang sudah diunduh lebih dari 100.000 kali padahal tidak memiliki review di Google Play Store. Aplikasi ini mengubah ikon dan namanya menjadi 'Settings' sehingga sulit dicari dan dihapus.

Selain mengganti nama dan ikonnya, beberapa aplikasi ini juga meminta izin akses untuk menampilkan aplikasinya di atas aplikasi lain, yang artinya mereka bisa mensimulasikan klik pengguna untuk mendapatkan uang dari iklan.

Parahnya, banyak dari aplikasi di dalam daftar ini yang sudah diunduh lebih dari 100.000 kali. Menurut pantauan Bitdefender, beberapa aplikasi berbahaya ini juga masih bertahan di Play Store dan belum dihapus oleh Google.

Selanjutnya: Daftar 35 aplikasi Android yang harus dihapus>>>

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT