Berbahaya! 15 Aplikasi Ini Terinfeksi Malware Joker Bikin Kantong Jebol

Berbahaya! 15 Aplikasi Ini Terinfeksi Malware Joker Bikin Kantong Jebol

Adi Fida Rahman - detikInet
Sabtu, 27 Nov 2021 17:20 WIB
Ilustrasi malware
15 aplikasi terinfeksi malware joker. Foto: Dok. NordLocker
Jakarta -

Peneliti keamanan dari Kaspersky membawa berita buruk, mereka mendapati malware Joker kembali beraksi. Sebanyak 15 aplikasi dilaporkan terinfeksi malware yang bisa mencuri data pribadi dan bikin kantong jebol

Menurut Analis Keamanan Kaspersky, Tatyana Shishkova, ke-15 aplikasi tersebut tergolong populer. Beberapa di antaranya sudah diinstal hingga 50 ribu kali.

Malware Joker disebutkan dapat masuk ke Play Store melalui perubahan kecil pada kodenya dan melewati pemeriksaan keamanan dan pemeriksaan Google. Bahayanya lagi malware tersebut diam-diam mencuri uang dari pengguna dengan berlangganan layanan online di latar belakang.

Si Joker mampu mengklik iklan online secara otomatis dan bahkan dapat mengakses OTP dari SMS untuk menyetujui pembayaran secara diam-diam. Ngerinya lagi, pengguna bahkan tidak mengetahui bahwa dia telah berlangganan beberapa layanan online tanpa memeriksa laporan bank.

Temuan ini sudah dilaporkan ke Google. Raksasa pencarian internet itu sudah menghapus aplikasi yang terinfeksi malware Joker dari Play Store. Namun jika kamu sudah menginstall di HP Android, sangat disarankan untuk segera dihapus.

15 Aplikasi Terinfeksi Malware Joker Berbahaya

  1. Easy PDF Scanner
  2. Now QRCode Scan
  3. Super-Click VPN
  4. Volume Booster Louder Sound Equalizer
  5. Battery Charging Animation Bubble Effects
  6. Smart TV Remote
  7. Volume Boosting Hearing Aid
  8. Flashlight Flash Alert on Call
  9. Halloween Coloring
  10. Classic Emoji Keyboard
  11. Super Hero-Effect
  12. Dazzling Keyboard
  13. EmojiOne Keyboard
  14. Battery Charging Animation Wallpaper
  15. Blender Photo Editor-Easy Photo Background Editor

Untuk diketahui malware Joker mendadak terkenal pada 2017 silam karena menginfeksi dan merampok korbannya dengan bersembunyi sebagai aplikasi di Play Store. Google bekerja keras untuk memindai dan menghapusnya.

Kala itu sekitar 1.700 aplikasi terinfeksi malware Joker berhasil dihapus dari Play Store. Namun bukan berarti aksi Joker berhenti, tiap tahunnya selalu ditemukan aplikasi yang disusupi malware tyersebut.

Pada September 2020 misalnya, malware Joker ditemukan pada 24 aplikasi Android dengan lebih dari 500 ribu kali diunduh sebelum dihapus. Ketika itu virus ini diperkirakan sudah mempengaruhi 30 negara termasuk AS, Brasil dan Spanyol.



Simak Video "Daftar 151 Aplikasi Penipu yang Harus Segera Dihapus dari HP"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)