Vaksin COVID-19 Dijual di Dark Web, Asli atau Jebakan?

Vaksin COVID-19 Dijual di Dark Web, Asli atau Jebakan?

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 04 Jul 2021 18:30 WIB
Vaksin COVID-19 Dijual di Dark Web
Vaksin COVID-19 Dijual di Dark Web, Asli atau Jebakan?. Foto: (Coinfirm)
Jakarta -

Permintaan akan vaksin COVID-19 membuat sejumlah orang tega berbuat jahat. Vaksin Corona yang dibutuhkan semua orang saat ini malah dijual di dark web.

Temuan ini diungkapkan Coinfirm, perusahaan teknologi blockchain. Mereka mengungkapkan ada pasar gelap online yang menjual vaksin COVID-19, dimana bisa bayar pakai mata uang kripto.

Sebagai informasi, dark web adalah sisi gelap internet yang tidak bisa diakses dengan browser biasa. Dark web menjadi tempat menjual barang ilegal dari narkoba sampai senjata api.

"Penyelidikan kami menemukan scammer menawarkan vaksin di darknet dan kemungkinan korupsi di sektor kesehatan," kata Coinform dilansir News.com Australia seperti dilihat, Minggu (4/7/2021).

Dalam laporan itu ada tangkapan layar website vaksin black market dengan nama Vaccine Shop. Di sana ada vendor menawarkan vaksin COVID-19 curian, dari berbagai merek dari Moderna sampai AstraZeneca.

Pelaku mengklaim bisa mengirimkan barang sampai Amerika, Kanada, Meksiko, Polandia, Prancis, Belanda, Italia dan Spanyol. Coinfirm mengatakan, modus semacam ini sangat rawan penipuan.

Coinfirm mengatakan, ada vendor di Rusia dan Amerika serta sejumlah negara yang terhubung dengan aktivitas dark web. Bahkan ada yang mengklaim punya akses ke sistem database kesehatan di Amerika dan Rusia. Praktek ini disebut mengindikasikan adanya korupsi atau penyalahgunaan wewenang.

Coinfirm juga menemukan dompet kripto di Hong Kong, namun milik klien dari Eropa Timur, untuk kegiatan ilegal ini. Uang kripto yang digunakan antara lain Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Dash (DASH), Litecoin (LTC), Tron (TRX), Monero (XMR) dan Zcash (ZEC).

Dark web selama ini diburu oleh aparat hukum di seluruh dunia. Ross Ulbricht, pemilik pasar dark web Silk Road sudah ditangkap tahun 2013 dan dijatuhi pidana seumur hidup. Pasar online dark web terbesar saat ini adalah Hydra yang berbasis di Rusia. Hydra diketahui menjual sertifikat vaksin COVID-19 palsu dan tes corona negatif palsu.



Simak Video "Pemerintah Minta Produsen Vaksin Covid-19 Penuhi Target Pengiriman"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/agt)