Jangan Kasih Kode OTP! Penipuan Berkedok Call Center Bank Masih Terjadi

Jangan Kasih Kode OTP! Penipuan Berkedok Call Center Bank Masih Terjadi

Tim - detikInet
Kamis, 18 Mar 2021 12:23 WIB
Ilustrasi penipuan online
Ilustrasi penipuan. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Meski sudah sering terjadi, penipuan berkedok telepon dari call center bank masih tetap terjadi. Dalam kondisi apapun, jangan kasih kode OTP Anda!

Kejadian kali menimpa seorang kreator konten bernama Ehan Brenda, yang mengaku kehilangan ratusan juta rupiah akibat kejadian tersebut. Dia menceritakan pengalamannya itu lewat Stories di akun Instagram-nya. Kejadian itu diawali dengan panggilan telepon dari nomor 188, yang mengaku dari dari Jenius, produk dari BTPN. detikINET sudah berusaha menghubungi Ehan, namun sampai berita ini diturunkan belum mendapat balasan.

"Posisinya aku baru banget bangun tidur di dalem mobil. Aku masih setengah sadar. Setelah aku angkat, orang yang nelfon ini mengaku dari pihak Jenius (bank BTPN) @jeniusconnect @layananbtpn," tulis Ehan.

Dalam percakapan lebih lanjut, si penelepon menawarkan penggantian kartu pada korban, yang kemudian disetujuinya. Nomor 188 yang dipakai penelepon ini dianggapnya bukan nomor biasa, yang membuatnya bahwa panggilan itu benar-benar dilakukan oleh Jenius.

Kemudian si pelaku pun meminta alamat email, nomor kartu ATM, dan nomor yang ada di belakang kartu ATM (CVV). Data itu pun diberikan oleh korban, yang mengaku masih setengah sadar karena baru bangun tidur saat memberikan informasi tersebut.

Tak lama kemudian muncul SMS berisi kode one time password (OTP) dari Jenius, yang juga ia berikan ke si pelaku. Ia pun mengakui kalau yang dilakukannya itu salah, yaitu memberikan kode OTP ke orang lain, yang seharusnya tidak boleh dilakukan sama sekali.

Setelah meminta kode OTP, pelaku juga meminta korban untuk menghapus aplikasi Jenius dari ponselnya. Ia pun mulai curiga, dan kemudian menghubungi call center Jenius. Namun setelah itu muncul notifikasi kalau ia melakukan transfer uang ke rekening yang tak dikenal dengan jumlah ratusan juta rupiah.

Penipuan Ehan Mobile BankingPenipuan Ehan Mobile Banking Foto: Screenshot Instagram

Penjelasan pakar ada di halaman selanjutnya